Demokrat: Penguasa Jangan Lindungi Orang-orang Rasis, Sanksi Tegas!

Senin, 01 Februari 2021 11:55

didi irawadi

Pemerintah harus menegakkan hukum terhadap Permadi Arya alias Abu Janda yang dilaporkan oleh DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ke Bareskrim Polri atas dugaan twit rasis terhadap aktivis HAM Natalius Pigai.

Demikian ditegaskan Kepala Departemen Luar Negeri dan Keamanan Nasional DPP Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (30/1).

"Tidak ada jalan lain, pemerintah harus tegakkan hukum, beri sanksi tegas, jangan lindungi sedikit pun orang-orang rasis," tegas anggota DPR RI itu.

Didi mengatakan, sudah 75 tahun Indonesia merdeka, dan kini kemerdekaan itu tercoreng oleh orang-orang yang baru saja melakukan tindakan rasisme terhadap Natalius Pigai. Tindakan tersebut adalah tindakan yang sangat memalukan dan dangkal secara intelektual.

"Ironis, bukan saja mereka sudah mempermalukan diri sendiri, tetapi sudah melecehkan cita-cita mulia demokrasi dan hak asasi manusia," sesal Didi.

Apalagi, sambung dia, di saat pemerintah sedang gencar-gencarnya memperkuat Pancasila dalam hal ini menjaga kesatuan dan keutuhan tanah air tercinta Indonesia. Namun patut disesalkan ada orang yang mendukung penguasa justru berbuat rasis.

"Bersihkan mereka dari barisan pendukung penguasa, sebab saya percaya jauh lebih banyak orang-orang baik yang ada dalam barisan pendukung penguasa. Jangan karena nila setitik, rusak susu sebelanga," tegas Didi.

Selain itu, Didi juga mengingatkan kepada oknum buzzer yang kerap membela penguasa di media sosial dan masih saja mencari pembenaran atas tindakan rasisme terhadap Natalius Pigai, haruslah disudahi dan dibersihkan.   
 
"Indonesia yang damai dan setara, cita-cita mulia yang selamanya harus kita jaga dan junjung tinggi!" pungkasnya. 

Berita Lainnya

Nasional

Warga Kota Cirebon Butuh Mobil Ambulance, Bisa Datang ke MHK Foundation

Nasional

Nakes Keluhkan Pencairan Insentif, Anggota Komisi IX: Pemerintah Harus Segera Cairkan

Nasional

Demokrat: Doa SBY Sebagai Pesan ke Pemerintah Lebih Ekstra Selamatkan Nyawa Rakyat

Nasional

Politikus Demokrat: Masyarakat Mulai Ragu Komitmen KPK Berantas Korupsi

Nasional

Kunjungan Anggota DPR RI Komisi 6 Dr Ir E Herman Khaeron M.Si Di Desa Prajawinangun Wetan Kaliwedi Cirebon

Nasional

Anwar Hafid; Jangan Lagi Ada Air Mata untuk Tenaga Kesehatan Kita

Nasional

RI Masuk Daftar Merah Arab Saudi, Legislator : Perlu Konsistensi Penanganan Pandemi

Nasional

Muncul Tagar Tenggelamkan Demokrat, William Wandik: Dukungan Rakyat Ke Demokrat Terus Menguat

Berita: Nasional - Warga Kota Cirebon Butuh Mobil Ambulance, Bisa Datang ke MHK Foundation •  Nasional - Nakes Keluhkan Pencairan Insentif, Anggota Komisi IX: Pemerintah Harus Segera Cairkan •  Nasional - Demokrat: Doa SBY Sebagai Pesan ke Pemerintah Lebih Ekstra Selamatkan Nyawa Rakyat •  Nasional - Politikus Demokrat: Masyarakat Mulai Ragu Komitmen KPK Berantas Korupsi •  Nasional - Kunjungan Anggota DPR RI Komisi 6 Dr Ir E Herman Khaeron M.Si Di Desa Prajawinangun Wetan Kaliwedi Cirebon •  Nasional - Anwar Hafid; Jangan Lagi Ada Air Mata untuk Tenaga Kesehatan Kita •  Nasional - RI Masuk Daftar Merah Arab Saudi, Legislator : Perlu Konsistensi Penanganan Pandemi •  Nasional - Muncul Tagar Tenggelamkan Demokrat, William Wandik: Dukungan Rakyat Ke Demokrat Terus Menguat •