Minggu, 10 Mei 2020 04:52

PAK HASANII

Anggota DPR RI Hasani bin Zuber meminta polemik terkait mekanisme penyaluran Bantuan Langsung Tunai kepada masyarakat terdampak pandemi Corona Covid 19 agar disudahi.

Menurut politikus Demokrat ini, perdebatan-perdebatan yang tak perlu sebaiknya dihindari. Sebab, yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah kehadiran negara untuk meringankan beban ekonomi masyarakat yang ambruk akibat Corona.

"Yang paling tepat adalah mencari jalan tengah. Pusat membuat juknis tentu agar bantuan tepat sasaran juga menutup sekecil mungkin potensi penyalahgunaan. Tapi pusat juga mesti memahami situasi di daerah," kata Hasani di sela kegiatan pembagian 4300 paket sembako di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Sabtu (9/5).

Soal penyaluran ribuan sembako itu, Hasani mengatakan tak memakai data pemerintah. Penentuan penerima bantuan yang difokuskan untuk penyandang disabilitas, para lansia dan para pekerja terdampak corona, memakai data yang dibuat oleh tim khusus juga data dari pengurus DPC Partai Demokrat se Madura.

"Soal penyaluran saya pasrah ke tim, karena mereka lebih paham situasi di bawah," ungkap Anggota Komisi VIII ini.

PAK HASANI BIN ZUBER

Menurut Hasani, kegiatan pembagian sembako itu adalah bagian dari program Gerakan Nasional Partai Demokrat Peduli dan Berbagai yang telah dimulai oleh Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono di Jakarta beberapa waktu lalu.

Selain beras, minyak, gula dan mie instan, tiap paket sembako juga diisi dengan masker. Hasani ingin mengajak masyarakat disiplin memakai masker karena kini banyak orang terjangkit corona tanpa gejala.

Menurut dia, selama vaksin corona belum ditemukan, memakai masker adalah adalah satu upaya paling efektif mencegah penularan virus corona.

Maka, dia mendukung langkah Polres Bangkalan yang menghalau semua pengendara sepeda motor tak bermasker yang hendak masuk ke kota Bangkalan.

"Budayakan memakai masker, sebab pola penularan corona kian memprihatinkan," kata dia.

 

Berita Lainya

Nasional

Waketum Demokrat Kritik Pelebaran Defisit dalam APBN 2020

Nasional

Demokrat: New Normal Bentuk Kekalahan Perang Pemerintah

Nasional

Melani Suharli Serahkan Sembako Bagi Para Pedagang Pujasera Nyi Ageng Serang

Nasional

8.000 Paket Sembako dari Vera Vebyanthy

Nasional

Setelah Paser dan Kutim, Program Padat Karya Usulan Irwan Pun Berjalan di Kukar

Nasional

BPJS Naik, Muraz: Pemerintah Jangan Kuping Gajah!

Nasional

Peduli Dampak Covid-19, Herman Khaeron Sambangi Rumah Sakit dan Masyarakat

Nasional

Irwan Fecho: Kebijakan Pak Jokowi Bikin Rakyat Makin Ambyar

Berita: Nasional - Waketum Demokrat Kritik Pelebaran Defisit dalam APBN 2020 •  Nasional - Demokrat: New Normal Bentuk Kekalahan Perang Pemerintah •  Nasional - Melani Suharli Serahkan Sembako Bagi Para Pedagang Pujasera Nyi Ageng Serang •  Nasional - 8.000 Paket Sembako dari Vera Vebyanthy •  Nasional - Setelah Paser dan Kutim, Program Padat Karya Usulan Irwan Pun Berjalan di Kukar •  Nasional - BPJS Naik, Muraz: Pemerintah Jangan Kuping Gajah! •  Nasional - Peduli Dampak Covid-19, Herman Khaeron Sambangi Rumah Sakit dan Masyarakat •  Nasional - Irwan Fecho: Kebijakan Pak Jokowi Bikin Rakyat Makin Ambyar •