Demokrat Bantah Menyetujui Setop Pembahasan RUU Pemilu

Kamis, 11 Februari 2021 14:04

PD

Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia mengatakan, para kapoksi sepakat untuk tidak melanjutkan pembahasan RUU Pemilu.

Keputusan ini, setelah Komisi II DPR menggelar rapat dengan Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) terkait kelanjutan pembahasan Revisi UU Pemilu. 

Kapoksi Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Anwar Hafid membantah, fraksinya ikut pernah menyetujui untuk tidak melanjutkan pembahasan revisi UU pemilu.

"Apa yang dikatakan oleh Ketua Komisi II DPR, Ahmad Doli Kurnia bahwa para kapoksi sepakat untuk tidak melanjutkan pembahasan RUU Pemilu adalah tidak benar. FPD tetap meminta agar revisi UU Pemilu untuk dilanjutkan dan segera dibahas, karena ini menyangkut hak masyarakat Indonesia," kata Anwar Hafid kepada wartawan, Rabu (10/2/2021).

Hafid mengungkapkan, perdebatan soal RUU Pemilu yang saat ini dihadapi diparlemen cukup alot dan rumit. Oleh karena itu, kata dirinya, Fraksi Partai Demokrat dalam menyikapi RUU Pemilu menyatakan tetap mendukung untuk melanjutkan revisi UU Pemilu. 

Dirinya menerangkan, pada tanggal 14 Januari 2021 yang lalu, Baleg DPR bersama dengan Menteri Hukum dan HAM dan DPD RI telah menetapkan 33 Rancangan Undang-Undang (RUU) dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas 2021, di mana Revisi RUU Pemilu masuk dalam daftar tersebut. 

"Namun sampai saat ini Penutupan Masa Sidang, kita tidak melihat agenda tentang Pengesahan Prolegnas 2021 yang telah disepakati pada pengambilan tingkat I di Baleg DPR RI hampir satu bulan yang lalu. Jangan sampai ada kesan yang berkembang dimasyakarat, bahwa Prolegnas sampai saat ini belum disahkan dikarena adanya “pesan khusus” dari pemerintah," tegasnya. 

Oleh karena itu, lanjutnya, FPD meminta kepada Pimpinan DPR RI agar dapat menjelaskan kepada kami dan juga publik, mengapa pengesahan Prolegnas 2021 sampai saat ini belum juga disahkan.

Sebelumnya, Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia mengatakan, para kapoksi sepakat untuk tidak melanjutkan pembahasan RUU Pemilu.

Keputusan ini, setelah Komisi II DPR menggelar rapat dengan Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) terkait kelanjutan pembahasan Revisi UU Pemilu. 

"Tadi saya udah rapat dengan seluruh pimpinan dan Kapoksi yang ada di Komisi II dengan melihat perkembangan dari masing-masing parpol terakhir-terakhir, ini kami sepakat untuk tidak melanjutkan pembahasan ini," kata Doli, kepada wartawan, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/2/2021).

Berita Lainnya

Nasional

Sambut Ramadhan, TRH Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Nasional

Gelar FGD, Wakil Ketua MPR Tampung Aspirasi Akademisi Soal GBHN

Nasional

Wastam : Pengawasan Bantuan Harus Diperketat

Nasional

Kemiskinan dan Pengangguran Meningkat, Marwan Dorong Pemerintah Maksimalkan Ruang Fiskal

Irwan Minta Pemerintah Konsisten Larang Mudik Lebaran

Nasional

Dhevy Bijak Gelar Doa Bersama Partai Demokrat

Nasional

Demokrat Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di NTB dan NTT

Nasional

Anggota DPR RI H Abdul Wahab Dalimunthe SH: Kader Demokrat Diminta Tetap Solid dan Tidak Terpengaruh dengan Manuver Politik Pihak Luar

Berita: Nasional - Sambut Ramadhan, TRH Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim •  Nasional - Gelar FGD, Wakil Ketua MPR Tampung Aspirasi Akademisi Soal GBHN •  Nasional - Wastam : Pengawasan Bantuan Harus Diperketat •  Nasional - Kemiskinan dan Pengangguran Meningkat, Marwan Dorong Pemerintah Maksimalkan Ruang Fiskal •  - Irwan Minta Pemerintah Konsisten Larang Mudik Lebaran •  Nasional - Dhevy Bijak Gelar Doa Bersama Partai Demokrat •  Nasional - Demokrat Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di NTB dan NTT •  Nasional - Anggota DPR RI H Abdul Wahab Dalimunthe SH: Kader Demokrat Diminta Tetap Solid dan Tidak Terpengaruh dengan Manuver Politik Pihak Luar •