Sabtu, 06 Juni 2020 10:19

SARTONO

Anggota Komisi VII DPR RI Sartono Hutomo meminta pemerintah dalam hal ini Kementerian ESDM dan PT. PLN (Persero) menjelaskan kabar yang berkembang ditengah masyarakat terkait adanya kenaikan tarif dasar listrik yang berkali-kali lipat saat ini.

Sebab, lanjut dia, banyak aduan dari masyarakat yang masuk dan diterimanya terkait kabar tersebut.

"Secara pribadi saya sangat kaget, karena ini lain di mulut lain di perbuatan. Beberapa masyarakat melakukan complain kepada saya, ada yang lewat medsos-medsos saya, lewat WA lewat telepon. Rata-rata mengeluhkan tagihan yang tiba-tiba naik hampir 3 kali lipat," ungkap Anggota Fraksi Partai Demokrat itu kepada wartawan, Jumat (05/06/2020).

Jika faktanya bahwa tarif dasar listrik itu naik berkali-kali lipat, maka patut dicurigai kenaikan tersebut untuk menutupi beban lebih akibat kebijakan pemerintah dimasa Covid-19.

"Jangan-jangan kenaikan ini jika memang benar, sengaja dilakukan untuk menutupi defisit keuangan PLN akibat kebijakan pemerintah yang menggratiskan beban tagihan listrik ke sebagain warga masyarakat terdampak Covid-19. Ini tidak bisa diterima, gak fair, gak transparan kalau benar begitu," tandasnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat, kata dia, Fraksi Demokrat di DPR khususnya akan mendorong fraksi lainnya untuk memanggil pihak terkait.

"Kami akan memanggil para pihak terkait PLN dan Kementrian ESDM untuk meminta klarifikasi terkait hal tersebut," tandasnya.

Sartono juga mengingatkan agar pemerintah dalam mengambil sebuah keputusan utamanya terkait kebijakan tarif dasar listrik tidak seenaknya.

"Jangan sampai Negara kita ini dikelola secara ugal-ugalan dan tidak bertanggungjawab," sindirnya.

Sekali lagi, tandas dia, fraksi Demokrat akan concern dan siap jadi perisai masyarakat untuk menggagalkan kebijakan tersebut jika memang benar adanya.

"Kalau betul adanya kenaikan TDL yang diam-diam, tidak cukup untuk bagi saya sekedar mengelus dada lalu meminta kepada masyarakat untuk sabar. Saya pikir ini sama saja dengan merampok rakyat miskin yang dalam kesusahan," tegasnya.

Sekadar informasi, Sartono juga dalam keterangannya melampirkan keluhan masyarakat dalam bentuk percakapan di media sosial yang ia bagikan ke awak media.

Yth... Kawan kawan komisi 7, perlu panggil PLN.. masa tagihan listrik bulan Juni naik 300-400% ?
Dirumah saya biasa 5 juta sekarang jadi 18 juta?

Bener Kang.. saya juga dapat aduan bahwa yg biasanya bayar listrik 160-200 ribu, dapet tagihan bulan ini sekitar 1,2 juta rupiah

 

Berita Lainya

Nasional

Marwan: Cadep Gubernur BI Harus Mampu Yakinkan Ekonomi Membaik di 2021

Nasional

Wahyu Sanjaya Nilai BPN Tidak Konsisten

Nasional

Wasekjen Demokrat: Pemerintah Jangan Bebani Rakyat Untuk Rumah

Nasional

Syarief Hasan Dorong Presiden Segera Ambil Keputusan Tegas Terkait RUU HIP

Nasional

Ekspor Benih Lobster, Legislator Demokrat Sebut Pemerintah Tak Berpihak pada Nelayan

Nasional

Politikus Demokrat Kecam Wacana Pencabutan RUU PKS dari Prolegnas Prioritas 2020

Nasional

Anggota Komisi XI DPR minta pemerintah jangan lemahkan OJK

Nasional

Demokrat Konsisten Menolak RUU HIP dan Supaya Dikeluarkan dari Prolegnas DPR RI 2020

Berita: Nasional - Marwan: Cadep Gubernur BI Harus Mampu Yakinkan Ekonomi Membaik di 2021 •  Nasional - Wahyu Sanjaya Nilai BPN Tidak Konsisten •  Nasional - Wasekjen Demokrat: Pemerintah Jangan Bebani Rakyat Untuk Rumah •  Nasional - Syarief Hasan Dorong Presiden Segera Ambil Keputusan Tegas Terkait RUU HIP •  Nasional - Ekspor Benih Lobster, Legislator Demokrat Sebut Pemerintah Tak Berpihak pada Nelayan •  Nasional - Politikus Demokrat Kecam Wacana Pencabutan RUU PKS dari Prolegnas Prioritas 2020 •  Nasional - Anggota Komisi XI DPR minta pemerintah jangan lemahkan OJK •  Nasional - Demokrat Konsisten Menolak RUU HIP dan Supaya Dikeluarkan dari Prolegnas DPR RI 2020 •