Ayub Khan Keluarga Menjadi Penentu Kualitas Negara

Selasa, 23 Februari 2016 00:00

fraksidemokrat.org—Jember. Kualitas sebuah Negara diawali dari kualitas keluarga. Karena di dalam keluarga itulah pendidikan serta rasa kasih sayang pertama kali ditanamkan, sehingga diharapkan dapat menumbuhkan keceradasan kognitif dan sosial terhadap anak.

Pernyataan itu disampaikan anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Ayub Khan, saat sosialisasi program Keluarga Berencana (KB) yang bekerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), di Desa Balung Kulon, Kecamatan Balung, Jember, Sabtu (20/2/2016) malam.

Menurut politisi asal Jember ini, ada beberapa fungsi keluarga yang dapat menjadi tumpuan anak untuk mengembangkan diri. Diantaranya adalah fungsi agama, sosial budaya, cinta dan kasih sayang, fungsi sosial pendidikan, kesehatan reproduksi, serta fungsi ekonomi.

“Dan satu lagi, yakni fungsi lingkungan, karena keluarga menjadi ujung tombak dalam memelihara kelestarian  lingkungan untuk masa depan anak cucu mereka yang lebih baik,” papar Ayub Khan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelatihan dan Pengembangan Jember, BKKBN Provinsi Jawa Timur, Edi Aries Manto, menuturkan, dalam menyampaikan program KB, BKKBN melakukan dengan cara yang kreatif, agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai.

“Seperti di Balung ini, kami menggunakan sarana kesenian tradisional wayang kulit. Targetnya, agar masyarakat dapat mengikuti program KB, yang diharapkan tak hanya mengendalikan laju pertumbuhan penduduk, tetapi juga pernikahan dini,” ujarnya.

Ditambakan Aries, sosialisasi melalui konvensional melalui dialog dan seminar tetap dilakukan, namun frekuensinya dikurangi.

“Kami menyebut, sosialisasi kami dengan KIE Kreatif, yakni lebih menonjolkan sisi komunikasi yang dapat memberi informasi serta edukasi kepada masyarakat,” jelasnya.

Sehingga, sambung dia, masyarakat terlibat aktif dalam setiap sosialisasi yang digelar oleh BKKBN. “Karena saat ini, masyarakat tak hanya menjadi obyek pembangunan, tetapi adalah subyek pembangunan itu sendiri,” pungkas Aries. (*)

 

 

 

Berita Lainnya

Nasional

Wakil Ketua MPR RI: Pemerintah Harus Fasilitasi UMKM agar Berdaya Saing

Nasional

Suntikan Modal Tak Jelas, Elit Demokrat Dorong Audit Seluruh BUMN

Nasional

Demokrat: Pemberantasan Korupsi dalam 2 Tahun Pemerintahan Jokowi Mati Suri, Lembek ke Koruptor

Nasional

Dede Yusuf: LADI Bermasalah Sejak 2017, Akan Jadi Catatan Khusus dalam Revisi UU SKN

Nasional

Reses, Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Sartono Hutomo Bagi Sembako, Alsintan dan Terop

Nasional

Debby Kurniawan : Trofi Thomas Cup Jadi Momen Kebangkitan Bulu Tangkis Indonesia

Nasional

Komisi III DPR: Kapolri Tidak Boleh Diam, Tegur dan Pecat Anak Buahnya yang Ancam Warganet

Nasional

Petani Menjerit, Legislator Demokrat Soroti Meroketnya Harga Pupuk

Berita: Nasional - Wakil Ketua MPR RI: Pemerintah Harus Fasilitasi UMKM agar Berdaya Saing •  Nasional - Suntikan Modal Tak Jelas, Elit Demokrat Dorong Audit Seluruh BUMN •  Nasional - Demokrat: Pemberantasan Korupsi dalam 2 Tahun Pemerintahan Jokowi Mati Suri, Lembek ke Koruptor •  Nasional - Dede Yusuf: LADI Bermasalah Sejak 2017, Akan Jadi Catatan Khusus dalam Revisi UU SKN •  Nasional - Reses, Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Sartono Hutomo Bagi Sembako, Alsintan dan Terop •  Nasional - Debby Kurniawan : Trofi Thomas Cup Jadi Momen Kebangkitan Bulu Tangkis Indonesia •  Nasional - Komisi III DPR: Kapolri Tidak Boleh Diam, Tegur dan Pecat Anak Buahnya yang Ancam Warganet •  Nasional - Petani Menjerit, Legislator Demokrat Soroti Meroketnya Harga Pupuk •