Anggota DPR: Perppu Pemilu Dinilai tidak Mendesak

Jumat, 19 Februari 2021 09:37

tinta

Anggota Komisi II DPR Mohamad Muraz memahami Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) merupakan hak dan wewenang presiden untuk kemaslahatan masyarakat. Namun ia menilai Perppu terkait Pemilu dinilai belum terlalu mendesak dikeluarkan saat ini.

"Pemilu 2024 ini kan waktunya cukup dan giatnya juga masih lama," kata Muraz kepada Republika, Rabu (17/2).

Ia menjelaskan Perppu dapat diterbitkan Presiden apabila kondisi yang mendesak untuk menyelesaikan masalah hukum secara cepat, belum ada UU yang mengatur masalah hukum tersebut sehingga terjadi kekosongan hukum atau UU ada tapi tidak cukup memadai. Selain itu, perubahan UU sesuai prosedur memerlukan waktu yang lama. "Jadi nggak ada unsur mendesak apalagi memenuhi tiga hal di atas," ucapnya.

Muraz juga menjawab kekhawatiran sejumlah pihak terkait pasal perhitungan suara di UU Pemilu yang dinilai menambah beban petugas TPS dan dapat dikhawatirkan menimbulkan banyak korban seperti pemilu 2019 lalu. Ia berpandangan persoalan pemilu 2019 bukan hanya masalah perhitungan.

"Perhitungan kan langkah akhir dari seluruh proses di TPS. Lah kalau perhitungan dibikin lama waktunya misal jadi 2x24 jam, mungkin saja kejujuran petugas juga dihawatirkan masuk angin karena keburu bosan hingga perhitungan bisa jadi nggak disaksikan masyarakat dan saksi," ujarnya.

Muraz pun mempertanyakan solusi apa yang akan diberikan terkait perubahan penghitungan melalui Perppu tersebut. Politikus Partai Demokrat mengimbau pemerintah meminta pendapat pakar terkait pelaksanaan pemilu secara adil.

"Sebaiknya Pemerintah juga mulai minta pendapat para pakar, akademisi, para tokoh masyarakat termasuk tanya para penyelenggara pemilu secara fair play," imbaunya.

Berita Lainnya

Nasional

Legislator PD Kritik Sekjen DPR soal Gorden: Sense of Crisisnya Kurang!

Nasional

Legislator Demokrat Ingatkan ASN, Jangan Sampai WFH Dimanfaatkan Berdiam Diri di Rumah

Nasional

Jaring Bakat Sepakbola, Anak Buah AHY Gelar Turnamen Hero Cup 5

Nasional

Anggota DPR RI Sosialisasi 4 Pilar, Ini Keinginan IPSM Kota Cirebon

Nasional

Kang Hero & Hj Ratnawati Salurkan Ribuan Paket Sembako Kepada Masyarakat

Nasional

Respons Masinton Pasaribu, Anwar Hafid: Kita Harus Pastikan Proses Pemilu Tidak Boleh Terhambat

Nasional

Wakil Rakyat Harus Duduk di Karpet? Nanang Samodra, Tidak

Nasional

Demokrat Bertanya-tanya, Mengapa KPK Sulit Menemukan Harun Masiku?

Berita: Nasional - Legislator PD Kritik Sekjen DPR soal Gorden: Sense of Crisisnya Kurang! •  Nasional - Legislator Demokrat Ingatkan ASN, Jangan Sampai WFH Dimanfaatkan Berdiam Diri di Rumah •  Nasional - Jaring Bakat Sepakbola, Anak Buah AHY Gelar Turnamen Hero Cup 5 •  Nasional - Anggota DPR RI Sosialisasi 4 Pilar, Ini Keinginan IPSM Kota Cirebon •  Nasional - Kang Hero & Hj Ratnawati Salurkan Ribuan Paket Sembako Kepada Masyarakat •  Nasional - Respons Masinton Pasaribu, Anwar Hafid: Kita Harus Pastikan Proses Pemilu Tidak Boleh Terhambat •  Nasional - Wakil Rakyat Harus Duduk di Karpet? Nanang Samodra, Tidak •  Nasional - Demokrat Bertanya-tanya, Mengapa KPK Sulit Menemukan Harun Masiku? •