Anggota DPR: Fungsi KSP perlu dijelaskan kepada publik

Minggu, 06 September 2020 11:01

M- MURAZ

Anggota Komisi II DPR RI Mohamad Muraz mengatakan fungsi Kantor Staf Presiden (KSP) dalam pengelolaan isu strategis dan komunikasi politis perlu dijelaskan dengan baik kepada publik.  Menurut Muraz, di publik saat ini berkembang opini bahwa KSP menggunakan inuencer untuk menjadi pendengung ( buzzer ) yang dianggap kurang begitu bagus.

"Ini kan iklan masyarakat juga, sampai hari ini, masih ramai bahwa KSP menggunakan influencer. Tampaknya penyampaian ini harus lebih baik. Kenapa citra yang timbul di masyarakat seolah-olah KSP menggunakan buzzer. Ini kurang bagus begitu, dan harus ada perbaikan," kata Muraz dalam rapat kerja komisi II DPR RI di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis.

Menurut Muraz, kantor staff presiden sampai saat ini belum berhasil melakukan serapan anggaran yang cukup tinggi dalam kurun waktu hanya dua bulan. 

Muraz mengatakan dalam rapat komisi II tanggal 22 juni 2020, dalam paparannya, KSP menjelaskan bahwa realisasi anggaran sampai tanggal 18 Juni 2020 baru mencapai 45,01 persen. Namun sampai dengan tanggal 26 Agustus 2020 sudah mencapai 71,76 persen. 

"Dalam kurun waktu kurang lebih dua bulan bisa meningkat 30 persen. Kami mohon informasi, dari penyerapan yang cukup tinggi dalam dua bulan tersebut, penyerapan program apa yang (telah) dilakukan", ujar Muraz.  

Kepala Sekretariat Kantor Staf Presiden (KSP) Yan Adikusuma menjelaskan bahwa tidak ada kaitan buzzer dengan fungsi komunikasi politik KSP dan pengelolaan isu strategis.

Komunikasi politik, kata Adikusuma, adalah sinergi strategi komunikasi publik di lingkungan kepresidenan.

"Kami KSP lebih kepada menyusun bagaimana narasi-narasi komunikasi yang ada untuk disampaikan melalui komunikasi publik di lingkungan kepresidenan. Salah satunya yang menjadi tugasnya Juru Bicara, pak, yang ada di lingkungan kepresidenan," kata Adikusuma.

Sementara pengelolaan isu strategis adalah bersifat arahan Presiden yang sifatnya dinamis. Di dalam pengelolaan isu strategis, KSP juga berkoordinasi dengan empat Kementerian Koordinator.

Adapun serapan anggaran yang cukup tinggi dijelaskan bahwa itu karena adanya penghematan anggaran yang harus direfokusing sesuai arahan Kementerian Sekretariat Negara.

Sehingga dari pagu anggaran yang dimiliiki sebesar Rp 86.760.233.000, KSP hanya diperkenankan menggunakan sebesar Rp 62.526.723.000.

Adapun anggaran yang sudah direalisasikan sebesar Rp 44.867.483.199 atau sebesar 71,76 persen.

Berita Lainnya

Nasional

Herman Khaeron : Pemerintah Masih Fokus Bangkitkan Sektor Pariwisata

Nasional

Herman Khaeron Bantu 9 Unit Tractor Bagi Petani Indramayu

Nasional

Setahun Pandemi Covid-19, Lucy Minta Pemerintah Tak Cuma Profit Oriented

Nasional

Lasmi Indaryani: Demokrat Tanpa AHY Bagai Sayur Tanpa Garam, Hambar !

Nasional

Sartono Anggota DPR RI Fraksi Demokrat, Kunjungi Dapil VII Bagikan Mesin Kopi, Mesin Bakso, Jenset, Penguatan Jam’iyah Yasin Hingga Beasiswa Mahasiswa

Nasional

Sartono, Senior Partai Demokrat Dukung Langkah Tegas AHY

Nasional

Ibas Buka Suara, Tegaskan Dukung AHY di Demokrat

PD Minta Perpres Investasi Miras Ditinjau Ulang!

Berita: Nasional - Herman Khaeron : Pemerintah Masih Fokus Bangkitkan Sektor Pariwisata •  Nasional - Herman Khaeron Bantu 9 Unit Tractor Bagi Petani Indramayu •  Nasional - Setahun Pandemi Covid-19, Lucy Minta Pemerintah Tak Cuma Profit Oriented •  Nasional - Lasmi Indaryani: Demokrat Tanpa AHY Bagai Sayur Tanpa Garam, Hambar ! •  Nasional - Sartono Anggota DPR RI Fraksi Demokrat, Kunjungi Dapil VII Bagikan Mesin Kopi, Mesin Bakso, Jenset, Penguatan Jam’iyah Yasin Hingga Beasiswa Mahasiswa •  Nasional - Sartono, Senior Partai Demokrat Dukung Langkah Tegas AHY •  Nasional - Ibas Buka Suara, Tegaskan Dukung AHY di Demokrat •  - PD Minta Perpres Investasi Miras Ditinjau Ulang! •