Ajak Jokowi Bangun Peradaban Indonesia, Demokrat: Pesan SBY sebagai Wujud Sharing kepada Presiden Selanjutnya

Kamis, 07 Oktober 2021 13:23

jokowi - sby

Ditengah riuhnya kisruh Partai Demokrat (PD) pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan KSP Moeldoko Cs yang berlanjut ke Mahkamah Agung (MA).

Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat itu mengajak Presiden Joko Widodo (Jokowi) membangun peradaban Indonesia.

"Ajakan tersebut tentu dalam konteks kebangsaan, karena hanya lewat sumber daya manusia (SDM) unggul negara akan maju," tegas Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid dalam keterangan tertulisnya, Senin (4/10/2021).

 

Menurutnya, apa yang disampaikan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merupakan pesan dalam konteks kebangsaan karena secara umun. Dari sisi hukum misalnya, apa yang ditekankan SBY berharap melalui jalur hukum yang adil, maka negeri ini bisa berdiri diatas aturan yang konstitusional.

Begitu juga pesan mengenai toleransi. SBY berharap di era kepemimpinan Presiden Jokowi saat ini ada keadaban bangsa, terpupuknya nilai-nilai persatuan dan kesatuan sehingga menjadi lebih kuat dan kokoh.

"Itu pesan seorang Presiden kepada Presiden selanjutnya, dan tentu itu bagian dari proses regenerasi dan sharing kepemimpinan," ucap Anwar Hafid yang juga anggota Komisi II DPR RI.

Dalam International Conference on Islamic Studies yang diselenggarakan UIN Ar-Raniry Aceh pada akun YouTube Kampus UIN Ar-Raniry, Senin (4/10/2021), SBY diketahui menekankan pentingnya membangun peradaban negeri tersebut mulai pendidikan, hukum, hingga toleransi.

"Saya ingin menggunakan mimbar yang mulia ini, untuk mengajak, saya kira Presiden Jokowi semua juga melakukan hal yang sama, membangun peradaban negeri kita, menuju masa depan yang lebih maju," kata SBY

"Apa membangun peradaban yang saya maksudkan? Pendidikan, pendidikan, pendidikan majukan. Pembangunan karakter tolong dilakukan, bangun masyarakat yang rasional dan baik, the good society, the rational society sangat penting. Itu jalan menuju kemajuan," sambungnya.

SBY lantas menyatakan soal ilmu pengetahuan dan teknologi atau iptek dan hukum dan toleransi. Disebutkan bagaimana soal kepatuhan terhadap pranata hukum dan norma-norma sosial, the rule of law, human right, democracy. Kemudian memperkuat toleransi dan harmoni serta kerukunan

( sumber : m.jitunews.com )

Berita Lainnya

Nasional

Wakil Ketua MPR RI: Pemerintah Harus Fasilitasi UMKM agar Berdaya Saing

Nasional

Suntikan Modal Tak Jelas, Elit Demokrat Dorong Audit Seluruh BUMN

Nasional

Demokrat: Pemberantasan Korupsi dalam 2 Tahun Pemerintahan Jokowi Mati Suri, Lembek ke Koruptor

Nasional

Dede Yusuf: LADI Bermasalah Sejak 2017, Akan Jadi Catatan Khusus dalam Revisi UU SKN

Nasional

Reses, Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Sartono Hutomo Bagi Sembako, Alsintan dan Terop

Nasional

Debby Kurniawan : Trofi Thomas Cup Jadi Momen Kebangkitan Bulu Tangkis Indonesia

Nasional

Komisi III DPR: Kapolri Tidak Boleh Diam, Tegur dan Pecat Anak Buahnya yang Ancam Warganet

Nasional

Petani Menjerit, Legislator Demokrat Soroti Meroketnya Harga Pupuk

Berita: Nasional - Wakil Ketua MPR RI: Pemerintah Harus Fasilitasi UMKM agar Berdaya Saing •  Nasional - Suntikan Modal Tak Jelas, Elit Demokrat Dorong Audit Seluruh BUMN •  Nasional - Demokrat: Pemberantasan Korupsi dalam 2 Tahun Pemerintahan Jokowi Mati Suri, Lembek ke Koruptor •  Nasional - Dede Yusuf: LADI Bermasalah Sejak 2017, Akan Jadi Catatan Khusus dalam Revisi UU SKN •  Nasional - Reses, Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Sartono Hutomo Bagi Sembako, Alsintan dan Terop •  Nasional - Debby Kurniawan : Trofi Thomas Cup Jadi Momen Kebangkitan Bulu Tangkis Indonesia •  Nasional - Komisi III DPR: Kapolri Tidak Boleh Diam, Tegur dan Pecat Anak Buahnya yang Ancam Warganet •  Nasional - Petani Menjerit, Legislator Demokrat Soroti Meroketnya Harga Pupuk •