AHY Ungguli Sejumlah Ketua Umum Parpol di Survei Capres, Cuma Kalah dari Prabowo

Minggu, 28 Februari 2021 16:44

ahy-prabowo

Sejumlah ketua umum partai politik masuk dalam temuan survei calon presiden (capres) yang digelar Lembaga Survei Indonesia (LSI) Januari lalu. Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) unggul atas sejumlah ketua umum parpol yang punya wakil di DPR RI.

Berdasarkan data hasil survei yang dirilis kemarin, LSI memaparkan simulasi semi terbuka. LSI mengajukan pertanyaan "Jika pemilihan presiden diadakan sekarang, siapa yang akan Ibu/Bapak pilih sebagai presiden di antara nama-nama berikut?"

Hasilnya, Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berada di posisi teratas dengan 22,5 persen. Sementara, AHY berada di posisi kedelapan dengan raihan 4,8 persen.

AHY unggul atas Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (0,7 persen), Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (0,3 persen), Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (0,2 persen), Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa (0,1 persen), Presiden PKS Ahmad Syaikhu (0,1 persen), dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (0,0 persen).

Survei yang dilakukan LSI menggunakan metode wawancara tatap muka sejak 25-31 Januari 2021. Adapun responden yang disurvei sebanyak 1.200 orang dengan margin of error dari ukuran sample tersebut sebesar sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Kemudian populasi survei seluruh warga Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilu, yakni mereka yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah saat disurvei.

 

Berita Lainnya

Nasional

Anggota Komisi II Kritisi Cat Ulang Pesawat Presiden: Lebih Baik untuk Oksigen

Nasional

Transaksi Digital Didominasi Asing, Marwan Demokrat: UMKM Harus Agresif Memasuki Pasar Digital

Nasional

Upaya Ibas Supaya Peternak Sapi dan Kambing Tak Menjerit Kena Pandemi

Nasional

Modernisasi Pertanian Tanah Air, Ibas Berikan Alat Panen “Combine Halvester” untuk Petani

Nasional

Ibas: Impor Beras Merugikan Petani Negeri

Nasional

Larangan Masuk WNI ke Berbagai Negara di Dunia, Anton Suratto: Diplomasi RI Perlu Evaluasi

Nasional

Soroti Kasus BRI Life, Anton Desak RUU PDP Direalisasikan

Nasional

Komisi III DPR Minta Kejagung Bongkar Skandar Impor Emas PT Antam Rp 47,1 Triliun

Berita: Nasional - Anggota Komisi II Kritisi Cat Ulang Pesawat Presiden: Lebih Baik untuk Oksigen •  Nasional - Transaksi Digital Didominasi Asing, Marwan Demokrat: UMKM Harus Agresif Memasuki Pasar Digital •  Nasional - Upaya Ibas Supaya Peternak Sapi dan Kambing Tak Menjerit Kena Pandemi •  Nasional - Modernisasi Pertanian Tanah Air, Ibas Berikan Alat Panen “Combine Halvester” untuk Petani •  Nasional - Ibas: Impor Beras Merugikan Petani Negeri •  Nasional - Larangan Masuk WNI ke Berbagai Negara di Dunia, Anton Suratto: Diplomasi RI Perlu Evaluasi •  Nasional - Soroti Kasus BRI Life, Anton Desak RUU PDP Direalisasikan •  Nasional - Komisi III DPR Minta Kejagung Bongkar Skandar Impor Emas PT Antam Rp 47,1 Triliun •