Untitled Document Kamis, 27 Februari 2020
Untitled Document
HOME | BERITA | STRUKTUR ORGANISASI | VISI-MISI | AGENDA | PROFIL ANGGOTA | GALERI FOTO | VIDEO | MAJALAH | LINK
Untitled Document

BERITA

Nasional | Internasional | Parlemen

11 Februari 2020 - Berita Nasional

Sosialisasi 4 Pilar, Muraz Juga Bicara Soal Tol Bocimi


fraksidemokrat.org, Sukabumi —  Setelah terpilih sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan jawa Barat IV (Kota dan Kabupatena Sukabumi), ‘pulang kampung’ bagi HM Muraz adalah kerja. Tak jarang, sekali datang, tak cukup satu kegiatan diselesaikan. Dan seringkali pula, ia harus menjawab pertanyaan seputar masalah di daerahnya.

Belum lama ini, Muraz berada di Sukabumi untuk menunaikan tugasnya sebagai anggota MPR, yakni sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. Kegiatan ini digelar di SMKN I Kota Sukabumi, Jumat (7/2/2020. Usai memberi materi seputar Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, Muraz ditanya masyarakat dan wartawan tentang Pembangunan Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi).

Ditanya masalah ini, Mraz dengan cepat menukas, “Intinya semua tahapan dapat berjalan lancar. Pembangunan jalan Tol Bocimi ini agak berbeda dibandingkan pembangunan jalan tol yang lainnya.’’

Menurutnya, sampai sekarang pembebasan lahan sampai dengan daerah Sukabumi tinggal 30 persen lagi, sebanyak 70 persen sudah tertangani pemerintah pusat. BPN (Badan Pertanahan Nasional) Pusat masih terus mengupayakan negosiasi dengan para pemilik ranah yang alot proses pembebasannya. 

Anggota Komisi II DPR RI juga mengatakan, penyelesaian untuk pemilik tanah yang ngotot dengan kehendaknya, dilakukan dengan mekanisme konsinyasi dana pembelian tanah di pengadilan.  

Salah satu perbedaannya terletak pada jumlah jembatan yang mencapai 400 buah sejak Ciawi hingga wilayah Kota Sukabumi, baik jembatan yang melampaui sungai maupun penghubung antar lembah. 

Muraz memperkirakan, jalan tol Bocimi selesai pada 2022 hingga Kota Sukabumi.  Wali Kota Sukabumi periode 2013-2018 ini terus mendorong dan memastikan pembangunan jalan tol berjalan lancar sesuai harapan masyarakat Sukabumi yang sangat merindukan kehadiran jalan tanpa hambatan tersebut. 

Sementara dalam sosialisasi Empat Pilar, Muraz menekankan pentingnya masyarakat berhati-hati dan lebih jernih jika ada ajakan dari kelompok tertentu untuk bergabung dalam kumpulan mereka. Salah satunya terkait fenomena munculnya kerajaan-kerajaan atau orang-orang yang mengaku sebagai raja akhir-akhir ini.

‘’Kerajaan kan artinya negara sendiri. Bagaimana mungkin bisa berdiri negara sendiri di dalam negara. Sekarang kita tanyakan, wilayahnya mana, rakyatnya mana, pemerintahannya mana, yang mengakuinya siapa? Nah, jadi kita harus menyikapinya dengan jernih,’’  kata mantan Walikota Sukabumi ini.

Bagi Muraz, 4 Pilar Kebangsaan memang perlu disosialisasikan secar terus menerus dan lebih luas. Karena meskipun sosialisasinya sudah dilakukan sejak lama, masih banyak masyarakat yang seolah tercerabut dari penghayatan pengamalannya.  

‘’Empat pilar ini sudah cukup lama tidak disosialisasikan sejak era reformasi, karena itu MPR kembali sosialisasi Pancasila, UUD Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika ini, untuk mengingatkan kembali, bahwa berbangsa dan bernegara itu tidak lepas dari empat pilar tersebut,’’ katanya.

Mraz mengibaratkan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan seperti kaum muslimin membaca Surat Alfatihah. Diulang-ulang, puluhan kali, bahkan ratusan kali, untuk tetap menjaga kesadaran dan ingatan akan Sang Pencipta. 

‘’Kita baca Al-Fatihah aja berapa puluh kali salam sehari, dan ini terkait dasar negara juga harus disosialisasikan terus menerus. Terutama generasi muda. Jangan bosan, kita pelajari, pahami, hayati dan amalkan. Organisasi saja tanpa AD-ART kan gak jelas pola dan sistemnya, nah, bagaimana kalau negara atau bernegara dan berbangsa tanpa pilar kebangsaan,’’ kata Muraz. (mediafpd/ berbagai sumber)

 

 





LINK WEBSITE

Website Kepresidenan & Wakil Presiden
Website Kementrian
Website Lembaga Tinggi Negara
Website Media
Website Organisasi Internasional

www.demokrat.or.id

DPP PARTAI DEMOKRAT

MEDIA SOSIAL FPD

Twitter: @FPD_DPR

Facebook: Fraksi Partai Demokrat
 

Copyright © Fraksi Partai Demokrat - 2020