Untitled Document Selasa, 18 Juni 2019
Untitled Document
HOME | BERITA | STRUKTUR ORGANISASI | VISI-MISI | AGENDA | PROFIL ANGGOTA | GALERI FOTO | VIDEO | MAJALAH | LINK
Untitled Document

BERITA

Nasional | Internasional | Parlemen

10 Januari 2019 - Berita Nasional

Erma Ranik : Komisi III Minta Kepolisian Bentuk Satuan Tugas Ungkap Teror Bom Pimpinan KPK


fraksidemokrat.org  - Jakarta Wakil Ketua Komisi III DPR Erma Suryani Ranik melihat peristiwa teror bom di kediaman dua pimpinan KPK sebagai kegiatan yang massif, terstruktur dan terencana. Ia menilai hal tersebut dilakukan oleh orang tak bertanggung jawab untuk membuat KPK kecut nyali memberantas korupsi.

"Saya melihat apa yang terjadi adalah teror yang masif, terstruktur dan terencana yang dilakukan orang orang tidak bertanggungjawab untuk membuat KPK kecut dan takut dalam melakukan tugasnya pemberantasan korupsi," ujar Erma kepada Okezone, Rabu (9/1/2019).

Komisi III yang membidangi masalah hukum dan keamanan meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian turun tangan membentuk satgas khusus terkait kasus ini.

"Satgas ini harus bertugas dan bertanggung jawab sekalian dengan investigasi kasus Novel Bawesdan. Satgas khusus, saya minta agar dipimpin langsung oleh Wakapolri ini harus bisa mengungkap siapa pelaku dan aktor utama dibalik peristiwa ini," tegas Erma.

"Saya percaya Polri punya semua sumber daya untuk mengungkapnya. Tinggal kemauan saja," sambung politisi Demokrat itu.

Erma menegaskan, Komisi III DPR akan memantau secara serius pengusutan kasus ini. Sebab kasus tersebut tidak bisa dibiarkan.

"Komisi III akan memantau serius kasus ini karena teror terhadap aparat penegak hukum yang menjalankan tugasnya tidak bisa dibiarkan," ujar dia.

Sebagaimana diberitakan, rumah Wakil Ketua KPK Laode M Syarief yang berada di Kalibata, Jakarta Selatan, dilempari bom molotov oleh orang tidak dikenal. Pelemparan bom molotov terjadi pada pukul 01.00 WIB atau Rabu dini hari tadi. Dari rekaman CCTV, memang terlihat ada orang mencurigakan yang melakukan aktivitas di depan rumah Syarief itu.

Kemudian kediaman Ketua KPK Agus Rahardjo di daerah Jatiasih, Kota Bekasi, dikabarkan juga diteror benda diduga mirip bom. Benda mirip bom paralon itu ditemukan pada Rabu pagi tadi.





LINK WEBSITE

Website Kepresidenan & Wakil Presiden
Website Kementrian
Website Lembaga Tinggi Negara
Website Media
Website Organisasi Internasional

www.demokrat.or.id

DPP PARTAI DEMOKRAT

MEDIA SOSIAL FPD

Twitter: @FPD_DPR

Facebook: Fraksi Partai Demokrat
 

Copyright © Fraksi Partai Demokrat - 2019