Untitled Document Rabu, 12 Desember 2018
Untitled Document
HOME | BERITA | STRUKTUR ORGANISASI | VISI-MISI | AGENDA | PROFIL ANGGOTA | GALERI FOTO | VIDEO | MAJALAH | LINK
Untitled Document

BERITA

Nasional | Internasional | Parlemen

27 November 2018 - Berita Nasional

Eko Wijaya Bekerja Sama dengan LIPI Bagikan 1000 Bibit Kayu Jati Platinum


fraksidemokrat.org, Bangka - Kabupaten Bangka Selatan merupakan satu diantara daerah di Provinsi Kepulauan  Bangka Belitung yang memiliki hasil pertanian cukup tinggi. Pertanian dan Perkebunan masih menjadi penghasilan utama bagi masya­rakat.

Potensi ini mendapat perhatian serius, Anggota Komisi VII DPR RI Dapil Bangka Belitung, Eko Wijaya tergerak untuk meningkatkan produksi pertanian dan perkebunan masyarakat.

Bekerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Eko mencoba mengenalkan Desiminasi Iptek atau pemanfaatan dan penerapan iptek untuk masyarakat.

Dalam kegiatan yang digelar Jumat (23/11), dihadiri langsung Wakil Pimpinan LIPI, Hardi Julendra yang juga sebagai Kepala Balai Pengembangan Teknologi Bahan Alam LIPI, Anggota DPRD Basel, Kadin Pertanian Basel, aparat desa dan kelompok pertanian di Bangka Selatan.

“Potensi hasil pertanian dan perkebunan di Bangka Selatan ini cukup tinggi. Akan tetapi kita inginkan agar petani kita bisa menjaga hasil pertanian mereka. Disam­ping menjaga jumlahnya, kita ingin kualitasnya juga tinggi. Karena itu kita menggandeng LIPI agar bisa memberikan pemahaman, atau transfer teknologi kepada petani kita,” kata Eko Wijaya.

Hasil pertanian dan perkebunan di Bangka Selatan saat ini masih didominasi dengan kelapa sawit, lada, karet dan kelapa. Kemudian ada juga padi, jagung dan tanaman holtikultura lainnya.

Dalam kesempatan itu juga  Eko Wijaya men­yerahkan bantuan 1.000 bibit tanaman jati platinum kepada masyarakat. Diharapkan tanaman jati tersebut, pada akhirnya nanti memiliki nilai jual cukup tinggi.

“Kita juga serahkan 1.000 bibit tanaman jati platinum kepada masyarakat Desa Pergam. Jati jenis ini merupakan jati unggulan yang merupakan hasil pengembangan dari LIPI. Kita harapkan bibit ini nantinya akan bermanfaat besar kepada masyarakat,” ujar Eko Wijaya. 

Tak hanya itu saja, lanjut Eko Wijaya dia mengundang langsung LIPI di Bangka Selatan untuk memberikan transfer teknologi dibidang pertanian. Kemudian LIPI juga akan memberikan pengetahuan tentang pengolahan kompos sesuai standar LIPI.

Bahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat kata Eko LIPI juga akan menyalurkan pupuk kompos Bioposka. Pupuk ini bisa untuk meningkatkan hasil produksi pertanian petani di Bangka Selatan.

“Bioposka ini merupakan pupuk kompos produksi para Peneliti LIPI yang memiliki keunggulan yakni memiliki banyak unsur hara makro dan mikro yang dibutuhkan tanaman. Pupuk ini juga mengan­dung unsur Mikroorga­nisme Azotobacter yang mampu mengikat nitrogen dari udara untuk memacu pertumbuhan tanaman,” jelas Eko.

Dia berharap kegiatan tersebut bermanfaat bagi masyarakat. Melalui transfer teknologi, manfaat yang didapat oleh para petani tidak hanya dalam jangka pendek saja, tetapi kedepannya juga akan memberikan manfaat yang lebih bagi masyarakat.

Disamping bisa mening­katkan hasil produksi pertanian dan perkebunan, transfer teknologi dari LIPI juga diharapkan dapat mengurangi biaya produksi para petani.

“Dengan kompos yang bisa diolah sendiri nantinya tentunya bisa menjadi nilai tambah bagi petani. Selain hasil produksi petani kita meningkat, kualitas menjadi lebih baik, dan juga biaya produksi menurun. Karena kita tahu, banyak petani yang kesulitan dalam hal pemupukan, sudah harganya mahal, tapi hasil produksi tidak naik signifikan,” ujar Eko.  (Sumber : bangka.tribunnews.com/Tim Media FPD ) 







LINK WEBSITE

Website Kepresidenan & Wakil Presiden
Website Kementrian
Website Lembaga Tinggi Negara
Website Media
Website Organisasi Internasional

www.demokrat.or.id

DPP PARTAI DEMOKRAT

MEDIA SOSIAL FPD

Twitter: @FPD_DPR

Facebook: Fraksi Partai Demokrat
 

Copyright © Fraksi Partai Demokrat - 2018