Untitled Document Rabu, 17 Oktober 2018
Untitled Document
HOME | BERITA | STRUKTUR ORGANISASI | VISI-MISI | AGENDA | PROFIL ANGGOTA | GALERI FOTO | VIDEO | MAJALAH | LINK
Untitled Document

BERITA

Nasional | Internasional | Parlemen

30 Juli 2018 - Berita Nasional

Ayub Khan dan BPJS Ketenagakerjaan Berikan Bantuan Stimulus


fraksidemokrat.org Jember – Untuk merangsang warga Desa Cumedak Kecamatan Sumberjambe agar ikut serta keanggotaan BPJS ketenagakerjaan, anggota DPR RI dan Kantor BPJS Ketenagakerjaan Jember terus melakukan inovasi. Salahsatunya dengan memberi bantuan stimulus bebas bayar angsuran 3 bulan bagi anggota BPJS ketenagakerjaan Bukan Penerima Upah (BPU).

“Pemerintah Jokowi menargetkan tahun 2019, semua warga Indonesia tercover BPJS ketenagakerjaan. Tujuannya, agar semua warga, khusus pekerja BPU mendapat perlindungan jaminan sosial,” ungkap Ayub Khan, anggota DPR RI komisi IX di balai Desa Cumedak, seusai sosialisasi program BPJS ketenagakerjaan, Minggu (29/07).

Lanjut Ayub Khan, tingkat keikutsertaan masyarakat terhadap keanggotaan BPJS ketenagakerjaan informal saat ini masih belum maksimal. “Padahal ikut serta keanggotaan BPJS ketenagakerjaan sangat penting, untuk kenyamanan saat bekerja,” tuturnya.

“Kasihan warga yang tertimpa musibah namun tidak tercover BPJS ketenagakerjaan, seperti kejadian kapal tenggelam di Puger. Perlu ada kerjasama lintas sektoral untuk mensukseskan program pemerintah agar semua warga tercover BPJS ketenagakerjaan,” paparnya.

Ayub juga menambahkan, dengan bantuan stimulus dari pemerintah tersebut, bisa merangsang masyarakat untuk ikut serta keanggotaan BPJS ketenagakerjaan. “Selain warga Desa Cumedak, warga Desa Randuagung juga terlihat mengikuti sosialisasi BPJS ketenagakerjaan, mereka terlihat antusias,” terangnya.

Di tempat terpisah, Alit Purwanto, marketing officer BPJS Ketenagakerjaan Jember mengatakan, untuk kepesertaan BPJS ketenagakerjaan program BPU, tiap bulan peserta hanya membayar 16.800 Rupiah. “Ada 2 keuntungan yang akan peserta dapatkan, yakni jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian,” jelasnya.

“Apabila ada peserta BPJS ketenagakerjaan mengalami musibah kerja, pemerintah akan membiayai hingga sembuh. Jika rapat inap, peserta akan mendapat fasilitas kamar kelas I di RS pemerintah dan kamar kelas 2 di RS swasta,” imbuhnya.

Alit juga menyampaikan, jika peserta meninggal dunia akibat kerja, pihak keluarga korban akan menerima santunan 48 X gaji. Jika meninggal biasa, pihak keluarga akan menerima 24 juta Rupiah,” pungkasnya. ( Sumber  : lensarakyat.com/ Tim Media FPD )

 





LINK WEBSITE

Website Kepresidenan & Wakil Presiden
Website Kementrian
Website Lembaga Tinggi Negara
Website Media
Website Organisasi Internasional

www.demokrat.or.id

DPP PARTAI DEMOKRAT

MEDIA SOSIAL FPD

Twitter: @FPD_DPR

Facebook: Fraksi Partai Demokrat
 

Copyright © Fraksi Partai Demokrat - 2018